Supporter Arema Tidak Ingin Indonesia Mengikuti Liga Korea serta Bundesliga

Posted on

Malang – Supporter Arema FC, Aremania tidak ingin Indonesia mengikuti Korea Selatan serta Jerman yang telah menggelindingkan kembali lagi pertandingan ditengah-tengah epidemi virus corona.

“Kami tidak mau pertandingan diadakan tanpa ada penton. Supporter ingin melihat laga langsung dengan catatan kondisinya telah aman dari virus corona. Bila tidak ada pemirsa, atmosfer kompetisinya cemplang, ” kata Achmad Ghozali, Aremania Korwil Klayatan.

Di Korea Selatan serta Jerman, liga telah bersambung. Cuma, banyak ketentuan yang diaplikasikan untuk hindari penebaran virus corona, salah satunya pertandingan tanpa ada penoton serta jaga jarak di bench pemain.

Aremania mengharap pertandingan diteruskan bila keadaan telah aman. Hingga laga dapat diadakan dengan supporter.

Apa yang dikatakan Aremania itu searah dengan manajemen Arema. Mereka ingin situasi Indonesia normal dahulu sebelum sepak bola diadakan lagi.

Untuk Keberadaan Club

Dari bagian club, pertandingan tanpa ada pemirsa membuat penghasilan dari sisi ticket melayang-layang. Walau sebenarnya, pemasaran ticket masih memberi sumbangan dana yang cukup besar untuk team berjuluk Singo Gila itu.

“Kasihan club memang bila tidak ada pemirsa. Penghasilan tidak ada. Disamping itu, sponsor mengharap laga yang mendatangkan supporter. Sebab sponsor perlu laga yang mengundang waktu untuk promo produknya, ” tegasnya.

Manajemen Arema mengharap pertandingan Liga 1 2020 tidak diteruskan. Tetapi, bila virus corona diperkirakan telah terselesaikan di bulan Juni, mereka memberi pendapat pertandingan diputar lagi pada September, tetapi dengan ide musim baru, bukan meneruskan pertandingan yang telah berjalan tiga laga ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *