Pesan Slemania untuk PSS yang Pas Berumur 44 Tahun

Posted on

Sleman – PSS Sleman rayakan hari jadi yang ke-44 tahun, Rabu (20/5/2020). Team wakil Wilayah Spesial Yogyakarta (DIY) yang sedang kembali lagi naik daun di arena sepak bola Indonesia.

Banyak keinginan sekaligus juga pesan yang dilemparkan dari beberapa pemerhati club berjuluk Elang Jawa itu. Ketua Umum Slemania, Rengga Dian Senjaya mengharap PSS makin eksper untuk team profesional.

“Umur 44 tahun ialah umur yang tidak muda dan belum begitu tua. Semestinya PSS makin eksper untuk satu club sepak bola, ” papar Rengga pada Bola.com, Selasa (19/5/2020) malam.
Dibangun pada 20 Mei 1976, PSS pernah dalam bayang-bayang nama besar team tetangga yang terlebih dulu tersohor, PSIM Yogyakarta. PSS lama bergelut di Divisi II serta I, sampai mentas ke kelas paling tinggi pada medio 2000 sampai 2007.

Pernah kembali lagi turun ke kelas dua, PSS sukses merealisasikan momen kembali pada level paling tinggi pada 2 tahun kemarin. Team idola Slemania serta Brigata Curva Sud (BCS), keluar untuk juara Liga 2 2018.

Berkompetisi dengan team-team kuat di Liga 1, PSS tidak keder. Di bawah garapan Seto Nurdiyantoro, PSS malah tampil trengginas serta jadi kuda hitam pada Shopee Liga 1 2019.

PSS Sleman coba tampil kembali makin gagah pada musim kedua-duanya, sebelum epidemi virus corona hentikan pertandingan musim 2020 ini.

Rayakan di Rumah Saja

Dia menyebutkan PSS Sleman semestinya menjadikan satu semua komponen yang berada di semua Kabupaten Sleman, khususnya dengan beberapa pendukungnya. Sudah diketahui, musim 2020 berjalan dalam bayang-bayang memboikot sebagain besar suporternya.

“Bagaimana triknya menangani permasalahan yang berada di dalam club serta langkah melakukan komunikasi dengan supporter pemilik kekal satu club itu, ” tuturnya.

“Kemauan serta kami harap ialah PSS makin profesional jadi satu club yang perlu diatasi beberapa orang profesional serta mumpuni di bagiannya. Agar merealisasikan keinginan serta kemauan semua penggemar PSS dalam melalui pertandingan, ” papar Rengga.

Barisan supporter paling tua di PSS tidak lakukan jadwal istimewa dalam ulang tahun club sebab masih juga dalam situasi kedukaan ditengah-tengah epidemi virus corona.

“Pada saat epidemi semacam ini kami cuma dapat mendoakan untuk kemasyhuran PSS dari rumah semasing, ” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *