Layanan Pap Smear di Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati

Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati menyediakan layanan pap smear untuk para perempuan demi menjaga kebersihan organ vitalnya. Pap smear, adalah pemeriksaan yang digunakan dokter untuk menguji kanker serviks pada wanita. Pemeriksaan ini juga dapat mengungkapkan perubahan pada sel serviks Anda yang dapat berubah menjadi kanker di kemudian hari.

Mengapa pap smear perlu dilakukan?

Pap smear dilakukan untuk mencari perubahan pada sel serviks sebelum berubah menjadi kanker. Jika Anda menderita kanker, menemukannya sejak dini memberi peluang terbaik untuk melawannya. Jika tidak, menemukan perubahan sel lebih awal dapat membantu mencegah terkena kanker.

Wanita usia 21-65 harus melakukan pap smear secara teratur. Seberapa sering melakukannya tergantung pada kesehatan Anda secara keseluruhan dan apakah pernah memiliki hasil pap smear yang abnormal di masa lalu atau tidak.

Seberapa sering harus melakukan pap smear?

Anda harus menjalani tes setiap 3 tahun dari usia 21 hingga 65 tahun. Anda dapat memilih untuk menggabungkan tes pap smear dengan tes human papillomavirus (HPV) mulai usia 30 tahun. Anda dapat melakukannya, setiap 5 tahun sebagai gantinya. HPV adalah infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum, dan terkait dengan kanker serviks.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, dokter di Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati mungkin menyarankan untuk melakukan pap smear lebih sering. Beberapa di antaranya adalah:

– Kanker serviks atau tes pap smear yang mengungkapkan sel-sel prakanker

– Infeksi HIV

– Sistem kekebalan yang melemah karena transplantasi organ, kemoterapi, atau penggunaan kortikosteroid kronis

– Telah terpapar dietilstilbestrol (DES) sebelum lahir

Bicaralah dengan dokter di Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah. Mereka akan memberi tahu Anda dengan pasti.

Persiapan pap smear

Anda seharusnya tidak melakukan pap smear selama periode datang bulan. Pendarahan berat dapat mempengaruhi keakuratan tes. Jika tes akhirnya dijadwalkan untuk waktu tersebut dalam sebulan, tanyakan kepada dokter apakah Anda dapat menjadwal ulang.

Pemeriksaan pap smear yang paling akurat, dokter menyarankan untuk mengambil langkah-langkah berikut, mulai 48 jam sebelum tes.

– Jangan berhubungan seks atau menggunakan pelumas.

– Jangan gunakan semprotan atau bedak di dekat vagina.

– Jangan memasukkan apapun ke dalam vagina, termasuk tampon, obat-obatan, krim, dan supositoria.

– Jangan membilas vagina dengan air, cuka, atau cairan lain (douche).

Prosedur pap smear

Tes ini dilakukan di Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati dan membutuhkan sekitar 10 hingga 20 menit. Anda akan berbaring di atas kasur dengan kaki terbuka atau merentangkan kaki. Dokter akan memasukkan alat logam atau plastik (spekulum) ke dalam vagina. Mereka akan membukanya sehingga memperlebar dinding vagina. Hal ini memungkinkan mereka untuk melihat serviks Anda. Dokter akan menggunakan swab untuk mengambil sampel sel dari leher rahim. Mereka akan menempatkannya ke dalam zat cair dalam botol kecil, dan mengirimkannya ke laboratorium untuk ditinjau. Tes pap smear tidak sakit, tetapi Anda mungkin merasakan sedikit cubitan atau sedikit tekanan.

Hasil Pap Smear

Hasil normal

Hasil negatif adalah hal yang baik. Artinya dokter Anda tidak menemukan sel prakanker atau kanker di leher rahim. Anda tidak perlu pap smear lagi sampai tiba untuk jadwal berikutnya.

Hasil tidak normal

Jika hasil positif, itu tidak berarti Anda menderita kanker. Ada beberapa alasan Anda bisa memiliki pap smear yang tidak normal.

– Peradangan ringan atau perubahan sel kecil (displasia)

– HPV atau infeksi lainnya

– Kanker atau pra-kanker

– Kesalahan uji lab

Peradangan dapat terjadi jika Anda pernah berhubungan seks atau menggunakan diafragma sesaat sebelum melakukan pap smear. Jika Anda mengalami peradangan atau perubahan sel kecil, dokter mungkin akan menunggunya terlebih dahulu. Mereka mungkin menyarankan Anda melakukan tes pap smear lagi dalam beberapa bulan. Jika sel-sel abnormal belum dibersihkan saat itu, dokter mungkin memerlukan lebih banyak tes. Pemeriksaan ini lebih dikenal dengan prosedur yang disebut kolposkopi.

Pap smear dianggap sebagai prosedur yang aman. Tetapi mungkin saja tes ini melewatkan beberapa sel abnormal atau kanker serviks (negatif palsu). Bicaralah dengan dokter terpercaya di Rumah Sakit Magetan, RSIA Melati untuk mengetahu lebih dalam tentang manfaat dan risiko skrining kanker serviks.

Penanganan Covid-19 Di Rumah Sakit Tegal Selama Pandemi

Dalam penanganan kasus Covid-19, Pemerintah kabupaten Tegal selama ini telah mengerahkan rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien Covid-19. Sejak Maret 2020 lalu, Pemkab Tegal membuka rumah sakit rujukan sebanyak 9 rumah sakit tegal. Penyiapan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wanoro mengatakan, sembilan rumah sakit yang disiapkan terdiri dari satu rumah sakit rujukan dan delapan rumah sakit pendukung.

Kasus harian Covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, meningkat hingga tiga kali lipat dalam sepekan terakhir pada Mei 2021 lalu. Lonjakan kasus harian diduga akibat kerumunan pada acara-acara keagaman dan tempat wisata serta tingginya mobilitas masyarakat.

Sepekan terakhir, jumlah kasus harian Covid-19 yang dicatatkan di Sistem Informasi Pemantauan Covid-19 Kabupaten Tegal lebih tinggi dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Dua pekan lalu, misalnya, rata-rata kasus Covid-19 baru di wilayah itu 20 kasus per hari. Namun, pekan ini, jumlah kasus baru mencapai 61 hingga 84 kasus per hari.

Berdasarkan berita dari radartegal.com sejumlah rumah sakit di Kabupaten Tegal dipenuhi pasien Covid-19. Salah satunya di Rumah Sakit Mitra Siaga (RSMS) Mejasem, Kramat, Kabupaten Tegal.

Peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ini terjadi sejak Ramadan hingga Lebaran kemarin. Juru Bicara Covid-19 RS Mitra Siaga, dr Rochmatullah mengatakan jumlah pasien Covid-19 di RSMS hampir melebihi kapasitas.

“Setelah Idul Fitri, dua hari ini pasien di bangsal isolasi biasa, hanya tersisa 1 tempat tidur, di ICU tersisa tiga tempat tidur,” kata dr Rochmatullah, Kamis (20/5/2021).

Hingga sabtu 05 Juni 2021 kasus yang terkonfirmasi di total suspek sebanyak 3.952, sedangkan total sembuh sebanyak 3.779, dirawat 37, dan meninggal sebanyak 136 orang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah sudah menyiapkan 78 tempat pemberian vaksin seperti di rumah sakit tegal 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiaji mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tempat, tenaga kesehatan dan teknis distribusi vaksin Covid-19.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji, berdasarkan berita tribunjateng.com mengingat jumlah vaksin yang terbatas sehingga dalam prosesnya sempat tersendat. Maka, pihaknya berusaha untuk mengatur sasaran yang akan divaksin supaya seusai dengan jumlah dosis yang tersedia.

Seperti dalam hal ini mendahulukan kelompok rentan yaitu lansia dan petugas layanan publik. Membahas jumlah sasaran penerima vaksin di Kabupaten Tegal, untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) sasaran 5.037 orang. Namun pada pelaksanaan di lapangan jumlah yang tervaksin jauh lebih banyak, yaitu pada vaksin dosis pertama sebanyak 6.369 orang dan vaksin dosis kedua sebanyak 6.230 orang.

Petugas Pelayanan Publik jumlah sasaran sebanyak 117.108 orang. Dari sasaran tersebut pada vaksin dosis pertama baru terlaksana 22.928 orang. Sedangkan vaksin dosis kedua baru 17.143 orang. Sedangkan untuk Lansia jumlah sasaran sebanyak 107.935 orang.

Dari sasaran tersebut pada vaksin dosis pertama baru terlaksana 16.398 orang, dan vaksin dosis kedua baru terlaksana 11.853 orang. Sehingga total capaian berdasarkan dosis vaksin dari total jumlah sasaran 230.080, pada dosis pertama baru tercapai 45.695 atau 19,9 persen hampir 20 persen. 

Sedangkan dosis kedua baru tercapai 35.226, sehingga jika ditotal baru terlaksana 149.159 dari sasaran 230.080.