Aspilet adalah Obat Berbahaya untuk Anak, Benarkah?

Aspilet adalah obat yang digunakan untuk meredakan demam dan berfungsi sebagai pereda nyeri. Aspilet mengandung asam asetilsalisilat atau yang juga sering disebut sebagai aspirin.

Aspirin dikenal sebagai salah satu obat keras yang berbahaya untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Benarkah begitu?

Kandungan dan manfaat Aspilet

Aspilet sering digunakan untuk meredakan demam dan menghilangkan rasa sakit. Kandungan asam asetilsalisilat di dalamnya bekerja dengan menghalangi pembentukan rangsangan nyeri dengan meghambat nzim siklooksigenase yang berperan dalam produksi prostaglandin, atau senyawa yang menimbulkan gejala peradangan, seperti rasa nyeri dan bengkak.

Selain obat ini bekerja di area hipotalamus atau pusat pengatur panas untuk melebarkan pembuluh darah. Sehingga meningkatkan suplai darah perifer dan mendorong keringan untuk keluar dan panas akan turun.

Asam asetilsalisilat merupakan nama lain dari aspirin, dan jika digunakan dalam dosis rendah diketahui dapat digunakan sebagai obat pengencer darah atau koagulan.

Aspilet adalah obat berbahaya untuk anak?

Karena Aspilet adalah obat yang mengandung aspirin, tentu obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi di bawah usia 18 tahun. Sehingga jika dikonsumsi oleh anak-anak pasti akan berbahaya karena bisa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan.

Mengapa tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak? Aspirin diketahui dapat meningkatkan penyakit serius yang disebut Sindrom Reye’s yang muncul setelah infeksi virus seperti demam, flu, atau cacar air dan dapat menyebabkan cedera otak permanen atau bahkan kematian.

Walaupun begitu, beberapa dokter bisa saja meresepkan aspirin pada anak-anak yang mengidap penyakit Kawasaki atau mencegah penggumpalan darah setelah operasi jantung.

Sebagai pengganti aspirin untuk manfaat yang sama dokter umumnya akan meresepkan asetaminofen atau ibuprofen dengan dosis yang sesuai.

Selain anak-anak, Aspilet adalah obat yang juga dilarang untuk kondisi berikut ini:

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap asam asetilsalisilat.
  • Pasien yang mengalami asma.
  • Pasien yang mengalami luka pada dinding lambung dan usus 12 jari.
  • Pasien yang mengalami gangguan perdarahan pada bagian bawah kulit.
  • Pasien dengan gangguan pembekuan darah.
  • Pasien yang mengalami kadar trombosit rendah dalam tubuh (trombositopenia).
  • Pasien yang mengonsumsi obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan).

Tips atasi demam pada anak

Selain menggunakan Aspilet untuk meredakan demam pada anak, sebaiknya Anda menggunakan cara-cara berikut ini: 

1. Konsumsi obat pereda panas

Dibandingkan menggunakan Aspilet, sebaiknya berikan obat yang mengandung asetaminofen atau ibuprofen pada anak. Berikan sesuai dosis yang dianjurkan sesuai dengan usia atau berat badan, kecuali pada bayi di bawah usia dua bulan. 

2. Ciptakan suasana nyaman

Gunakan pakaian dan selimut yang ringan, bahan yang terlalu tebal justru mencegah panas tubuh keluar dan menyebabkan suhu tubuh terus naik. Tentukan suhu yang nyaman dan tepat di kamar anak, hindari penggunaan barang-barang atau suhu yang dingin.

3. Berikan makanan dan minuman yang cukup

Saat anak demam biasanya rentan mengalami dehidrasi, oleh karena itu penting menjaga hidrasi dengan memperbanyak asupan cairannya. Hindari minuman mengandung kafein, minuman berenergi, dan biarkan anak Anda mengonsumsi apa yang mereka inginkan dalam jumlah yang wajar.

4. Perbanyak istirahat

Pastikan anak Anda beristirahat dengan cukup, dan sebaiknya tidak masuk sekolah atau berada di tempat penitipan anak terlebih dahulu sebelum benar-benar pulih atau suhu badannya turun. 

Aspilet adalah obat yang dapat menurunkan demam dan membantu meredakan rasa nyeri, namun karena mengandung aspirin maka sebaiknya tidak digunakan pada anak-anak. Penggunaan pada anak hanya dapat dilakukan hanya dengan anjuran dan pengawasan dokter untuk mencegah risiko penyakit fatal. 

Tips Meredakan Batuk Alergi, Salah Satunya dengan Prome Ekspektoran

prome

Tahukah Anda bahwa ternyata batuk tidak hanya disebabkan oleh flu? Ternyata, batuk juga dapat disebabkan oleh alergi, lho. Meskipun batuk jenis apapun sama-sama membuat Anda tidak nyaman ketika mengalaminya, namun batuk yang disebabkan oleh alergi memiliki perbedaan dengan batuk yang lain.

Batuk yang muncul akibat alergi akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga menimbulkan reaksi yang lebih. Jika seseorang tiba-tiba batuk tanpa ada virus penyebabnya, bisa jadi batuk tersebut adalah batuk alergi.

Apa itu batuk alergi?

Batuk alergi adalah istilah yang digunakan untuk membedakan batuk yang disebabkan oleh alergi dengan batuk yang disebabkan oleh flu biasa. Batuk biasanya disertai dengan pilek dan hidung tersumbat, dan gejala ini terjadi bersamaan ketika seseorang menderita pilek atau reaksi alergi. 

Terkadang sulit untuk mendiagnosis dan mengobati batuk karena pasien tidak yakin apa sebenarnya penyebabnya. Akibatnya, mereka mungkin mengambil obat yang salah dan gagal untuk mencari perhatian medis yang tepat.

Batuk alergi bisa diatasi dengan beberapa treatment dan juga dengan mengkonsumsi obat batuk seperti Prome Ekspektoran. Namun sebelum membahas bagaimana tips redakan batuk alergi, mari kita bahas dulu penyebab dari batuk jenis ini.

Penyebab munculnya batuk alergi

Batuk alergi biasanya muncul disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif dan bekerja secara berlebihan dalam merespon zat-zat tertentu yang membuat tubuh terpapar. Ini terjadi ketika tubuh salah mengira zat yang tidak berbahaya menjadi zat yang berbahaya, dan kemudian memulai sistem pertahanan untuk menangkalnya.

Kondisi ini menyebabkan pelepasan bahan kimia yang disebut histamin, yang dilepaskan tubuh ketika menderita flu atau pilek. Histamin bertanggungjawab atas pilek, batuk, bersin, dan pembengkakan pada saluran hidung, sehingga akan menimbulkan gejala seperti flu. Inilah saat batuk alergi masuk.

Batuk alergi juga banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal. Faktor cuaca dan debu sangat berpengaruh dengan kemunculan batuk alergi untuk beberapa orang yang lebih rentan dengan hal tersebut.

Faktor lainnya yang bisa menyebabkan batuk alergi seperti:

  • Bulu dari hewan peliharaan
  • Debu
  • Serbuk sari tanaman
  • Spora dari jamur yang mungkin tumbuh di dalam rumah

Ketika seseorang mengalami batuk alergi, ia akan merasakan rasa menggelitik di tenggorokan. Batuk alergi biasanya akan menyerang lebih parah di malam hari. Hal ini disebabkan ketika malam hari, tubuh akan berbaring atau dalam posisi tidur yang menyebabkan dahak akan tergenang di paru-paru hingga naik ke tenggorokan dan menyebabkan refleks berupa batuk.

Cara meredakan dan treatment untuk batuk alergi

Ada beberapa cara atau perawatan untuk mengatasi batuk alergi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi

Dengan menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, membran mukosa atau selaput lendir akan tetap lembab karena ketika batuk terjadi, salah satu cara untuk meredakannya adalah dengan meminum air.

Cara ini juga sangat ampuh terutama ketika di musim dingin atau ketika cuaca dingin yang mana cuaca tersebut menyebabkan udara disekitar menjadi kering. Cuaca kering cepat membuat seseorang dehidrasi dan menimbulkan refleks batuk.

  1. Mandi dengan menggunakan air hangat

Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah mandi dengan air hangat. Air hangat dapat melonggarkan saluran di hidung atau tenggorokan yang terasa mampet serta mengencerkan dahak, sehingga cara ini sangat baik dalam meredakan batuk.

  1. Menggunakan humidifier

Humidifier adalah alat pelembab udara yang bekerja dengan menyemprotkan uap air ke udara. Humidifier sangat baik dalam untuk memberikan udara yang lebih sehat dan nyaman, sehingga mampu membantu mengusir batuk alergi yang sangat mengganggu terutama ketika hendak tidur.

  1. Mengkonsumsi obat batuk seperti Prome Ekspektoran Sirup

Anda juga bisa mengatasi batuk alergi dengan mengkonsumsi obat pereda batuk seperti Prome Ekspektoran Sirup. Obat ini memiliki khasiat untuk meredakan batuk yang disebabkan oleh alergi dan batuk berdahak dengan kandungan bahan aktif prometazin HCl, potassium guayacolsulfonato, dan sodium sitrat.

Prometazin HCL yang terkandung dalam Prome Ekspektoran Sirup ini akan bekerja secara efektif untuk meredakan batuk dan mengatasi reaksi alergi. Sedangkan potassium guaiacolsulfonate dan sodium citrate mendukung kinerja prometazin HCL untuk mengencerkan dahak yang mengganggu sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Berikut Efek Samping Penggunaan Sangobion Femine

sangobion femine

Sebagaimana kita ketahui, sangobion femine adalah suplemen yang berfungsi sebagai penambah darah ketika seorang perempuan sedang datang bulan atau mengalami anemia defisiensi zat besi. Suplemen tersebut terbilang memiliki banyak peringatan sebelum dikonsumsi. 

Salah satu peringatannya adalah bahwa sangobion femine tidak boleh diberikan kepada seseorang yang usianya di bawah delapan belas tahun. Peringatan halnya, seperti riwayat penyakit atau alergi yang terkandung di dalam obat tersebut.

Akan tetapi, hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan sangobion femine adalah bahwa suplemen tersebut juga memiliki efek samping. Oleh karena itu, artikel ini secara khusus akan membahas efek samping yang mungkin saja muncul akibat dari penggunaan sangobion femine.

Mual dan Muntah

Efek samping pertama sangobion femine adalah mual dan muntah. Diketahui, mual memiliki beberapa sebab di mana salah satunya penggunaan obat tertentu. Jika seseorang sudah berada di fase tertentu ketika mual, maka situasi yang terjadi adalah dia bisa memuntahkan isi perutnya. 

Sakit Perut

Penggunaan sangobion femine juga bisa memberikan efek samping sakti atau nyeri pada bagian perut. Orang yang mengalami sakit perut biasanya merasakan kram, mulas, atau sensasi seperti tertusuk pada bagian perut. 

Konstipasi

Efek samping berikutnya adalah konstipasi. Seseorang bisa dianggap mengalami kondisi tersebut apabila mengalami gangguan pencernaan. Secara umum, gangguan pencernaan ini masuk dalam kategori sulit buang air besar.

Diare

Namun demikian, diare juga termasuk efek samping penggunaan sangobion femine. Berkebalikan dengan konstipasi, diare adalah kondisi di mana seseorang sering mengalami buang air besar, yang mana kotoran yang dikeluarkan biasanya berair.

Secara umum, dari sedikitnya empat efek samping sangobion femine, kesemuanya bisa diatasi dengan penggunaan obat kimia maupun alami. Akan tetapi, jika efek samping dalam penggunaan suplemen tersebut tidak kunjung mereda, sangat disarankan anda menghubungi atau mendatangi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.

Agar terhindar dari efek samping penggunaan sangobion femine, maka amat dianjurkan agar anda lebih dulu mencari tahu aturan pakai dan keterangan terkait lainnya sebelum menggunakan suplemen tersebut. Hal ini penting, mengingat banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsinya sebagaimana yang sudah disampaikan di awal artikel ini.

Oleh karena itu, jangan pernah merasa malas untuk mencari tahu hal-hal yang berkaitan dengan sangobion femine. Sebab, informasi mengenai suplemen tersebut sejatinya sangat mudah ditemukan di internet. Namun, jika ingin merasa lebih valid, maka anda sangat disarankan untuk menanyakan langsung kepada dokter terkait.

Bagi anda yang sudah merasa cukup mengetahui informasi suplemen tersebut dan ingin membelinya, maka anda tidak perlu cemas. Hal ini karena sangobion femine merupakan suplemen yang terbilang mudah untuk didapatkan. Suplemen tersebut bisa kita temui di toko-toko obat terdekat.

Namun, jika anda khawatir keluar rumah lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19, maka pemesanan sangobion femine juga bisa dilakukan secara online atau daring. Pemesanan secara daring ini bisa dilakukan di layanan kesehatan yang kini banyak juga memberikan jasa pemesanan obat secara online.

Demikian penjelasan yang bisa disampaikan mengenai efek samping dari penggunaan sangobion femine. Yang perlu kita tekankan adalah jangan panik jika mengalami efek sampingnya. Apabila efek samping tak kunjung mereda, lekas temui dokter. 

Sementara hal lain yang perlu diingat adalah bahwa suplemen tersebut boleh dikonsumsi dengan memperhatikan peringatan dan aturan pakainya. Kita juga perlu mencari tahu lebih dulu apakah memiliki riwayat alergi terhadap kandungan di dalam sangobion femine atau tidak.

Ini Alasan Pentingnya Memberikan Obat Gatal untuk Anak

obat gatal untuk anak

Apakah anak Anda menderita alergi atau masalah kulit lain yang memicu gatal-gatal? Bagi anak-anak, mungkin akan sulit untuk menahan diri untuk tidak menggaruk kulit yang terasa gatal. Sebaiknya, segera berikan obat gatal untuk anak ketika anak mulai menggaruk.

Apabila tidak diberikan obat, bisa-bisa anak terus-menerus menggaruk bagian kulit yang terasa gatal. Ini akan membuat kulit semakin iritasi, sehingga kondisi yang menyebabkan gatal malah akan berkembang semakin parah. 

Pentingnya memberikan obat gatal untuk anak

Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu memberikan obat gatal kepada anak Anda. Berikut ini beberapa alasan umum: 

  • Mencegah infeksi kulit

Sadar atau tidak, ketika mengaruk, kulit akan semakin terluka. Luka tersebut akan semakin parah ketika kebiasaan menggaruk tidak dihentikan.

Luka yang disebabkan oleh menggaruk bisa saja menyebabkan anak mengalami infeksi bakteri. Ini semakin mungkin terjadi apabila tangan anak yang dipakai untuk menggaruk sedang berada dalam keadaan yang kotor serta memiliki kuku yang tajam.

Menggunakan obat gatal untuk anak bisa menghindari hal ini terjadi pada anak Anda. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk memberikan obat gatal ketika anak mulai menggaruk.

  • Menenangkan anak 

Anak yang mengalami masalah kulit gatal akan sulit merasa tenang dan beristirahat di malam hari. Rasa gatal membuat mereka terus terjaga. Tidak jarang, rasa gatal yang parah juga bisa membuat anak menjadi rewel.

Hindari hal ini dengan memberikan obat gatal kepada anak Anda. Jangan tunda pemberian obat sampai kondisi kulit anak terlanjur semakin parah. 

Obat gatal yang dikonsumsi bisa membantu meredakan rasa gatal. Dengan begitu, anak pun akan menjadi lebih tenang untuk beristirahat.

  • Menjaga kulit anak tetap lembab dan bersih

Kulit yang sehat adalah kulit yang terbebas dari kotoran serta memiliki kelembaban yang baik. Ketika anak mengalami masalah kulit, seringkali kulit akan menjadi kering dan pecah-pecah. Inilah yang memicu rasa gatal pada kulit.

Bukan hanya meredakan rasa gatal, obat gatal untuk anak juga bisa bekerja untuk memberikan nutrisi pada kulit anak. Dengan begitu, kulit akan tetap terjaga kelembababnya, serta tetap bersih dan terhindar dari kotoran. 

Anda bisa secara khusus mencari obat gatal dalam bentuk obat topikal, agar bisa dioleskan langsung ke permukaan kulit dan memberikan nutrisi yang melembabkan.

  • Meredakan gatal akibat alergi

Rasa gatal pada kulit bisa disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya alergi. Gatal yang disebabkan oleh alergi berbeda dengan rasa gatal biasa. Karena, gatal ini akan terasa sangat parah dan membuat anak menjadi tidak nyaman.

Memberikan obat gatal untuk anak baik dilakukan, khususnya jika anak memiliki alergi parah berupa reaksi gatal-gatal pada kulit. 

Mungkin, obat gatal biasa tidak bisa menghilangkan alergi sepenuhnya, namun setidaknya bisa meredakan gejala gatal selama beberapa waktu. 

Memberikan obat gatal kepada anak Anda akan memberikan banyak manfaat, bukan hanya bagi anak tapi juga bagi Anda sebagai orang tua. Dengan memberikan obat gatal, Anda bisa membiasakan anak agar tidak menggaruk kulit terus-menerus.

Anda bisa mencari obat gatal yang dijual secara umum ataupun obat gatal yang khusus diberikan melalui resep dokter. Pilihlah obat gatal untuk anak yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan anak Anda. Apabila gatal disebabkan oleh alergi, sebaiknya konsultasikan mengenai pemakaian obat dengan dokter.

Dexteem, Solusi Atasi Rhinitis Alergi dan Rhinitis Vasomotor

dexteem

Dexteem merupakan obat yang berguna untuk mengatasi rhinitis seperti rhinitis alergi dan rhinitis vasomotor. Selain rhinitis, dexteem juga bisa mengatasi kongjutivis, reaksi alergi pada darah, alergi, urtikaria dan angioedema.

Apa Itu Rhinitis Alergi dan Rhinitis Vasomotor?

Ada dua jenis rhinitis yaitu rhinitis alergi yang disebabkan oleh alergi dan rhinitis non alergi yang disebabkan oleh peradangan pada membran mukosa di dalam hidung. Berikut beberapa penjelasannya:

Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi merupakan penyakit yang disebabkan respon tubuh terhadap jenis alergen tertentu. Rhinitis alergi bisa menyebabkan demam, bersin, hidung tersumbat dan flu. Salah satu jenis rhinitis alergi yaitu rhinitis alergi musiman terjadi hanya pada musim tertentu atau saat perubahan musim.

Gejala Rhinitis Alergi

Ada beberapa gejala umum rhinitis alergi yang harus Anda kenali yaitu:

  • Bersin
  • Gatal di tenggorokan
  • Hidung berair dan tersumbat
  • Mata gatal
  • Batuk
  • Sakit kepala
  • Gatal
  • Kehilangan bau dan rasa
  • Mudah lelah

Penderita asma yang menderita rhinitis alergi bisa membuat sesak napas lebih sering terjadi. 

Penyebab Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat alergen yang dianggap berbahaya. Reaksi alergen tersebut membuat tubuh melepaskan bahan kimia yaitu histamin untuk menyerang alergen. Histamin tersebutlah yang menyebabkan lapisan dalam hidung menjadi bengkak sehingga menimbulkan bersin, hidung berair dan mata gatal.

Zat alergen yang biasanya menyebabkan rhinitis alergi ialah serbuk sari, tungau, bulu atau kulit hewan, jamur dan debu.

Pengobatan Rhinitis Alergi

Pertama Anda harus tau zat alergen yang menyebabkan munculnya rhinitis alergi. Anda bisa mendatangi dokter untuk menjalani tes alergi guna mengetahui jenis alergi apa yang menjadi pencetus rhinitis alergi. Nantinya, dokter juga akan melakukan pemeriksaan lainnya seperti tes hidung hingga tes darah. Jika hasil tes alergi keluar, Anda hanya perlu menghindari zat alergen tersebut.

Dokter juga akan memberikan obat-obatan untuk meredakan gejala yang mungkin salah satunya ialah obat Dexteem.

Rhinitis Vasomotor

Salah satu jenis rhinitis non alergi terjadi karena adanya pelebaran pada pembuluh darah di dalam hidung. Rhinitis vasomotor memiliki gejala yang mirip dengan rhinitis alergi yaitu bersin, hidung berair dan tersumbat. Meskipun tidak menyebabkan masalah serius, namun penderita mungkin akan merasa ketidaknyamanan.

Gejala Rhinitis Vasomotor

Rhinitis vasomotor mungkin bisa terjadi selama beberapa minggu hingga terus menerus. Karena itu, Anda harus mewaspadai gejala rhinitis vasomotor tersebut agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat.

  • Hidung gatal, berair dan tersumbat
  • Lendir pada tenggorokan
  • Mata gatal

Penyebab Rhinitis Vasomotor

Rhinitis vasomotor disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah di dalam hidung. Namun hingga kini tidak diketahui hal yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah tersebut. Beberapa hal ini mungkin bisa menjadi pemicunya.

  • Stres
  • Iritasi di lingkungan seperti parfum, asap, bau yang kuat atau polusi
  • Perubahan cuaca
  • Infeksi virus seperti pilek atau flu
  • Penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin, ibuprofen, antidepresan hingga obat penenang
  • Perubahan hormonal karena kehamilan atau menstruasi
  • Hipotiroidisme
  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Mengonsumsi makanan pedas atau minuman panas.

Pengobatan Rhinitis Vasomotor

Pengobatan pada rhinitis vasomotor sama dengan rhinitis alergi yaitu Anda akan melakukan tes alergi dan tes lainnya. Jika tidak ditemukan alergi terhadap tertentu, maka dokter akan mendiagnosis Anda terkena rhinitis vasomotor.

Salah satu pengobatan yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan Dexteem. Dexteem mengandung Dexchlorpheniramine maleat yang bisa mengatasi rhinitis vasomotor. Namun penggunaan Dexteem harus dengan resep dokter karena Dexteem masuk ke dalam golongan obat keras.